
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE bersama Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution S.H.I M.Pd.i yang sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Sibuhuan menghadiri Penamatan Santri/ah Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Sibuhuan yang ke 33 Tahun ajaran 2025-2026 di Lingkungan II Kelurahan Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas. Kamis (04/06/26).
Acara penamatan pada tahun ini bertemakan “Mencetak generasi Islami, menuju masa depan yang gemilang dan berprestasi” diadakan dengan cukup sederhana dan mudah-mudahan tidak mengurangi makna dan tujuan diadakannya acara penamatan tersebut.
Untuk diketahui bahwa, penamatan secara keseluruhan sebanyak 648 santri/santriyah masing masing tingkatan, yaitu tingkat Aliyah sebanyak 218 santri, tingkat Tsanawiyah 304 santri, Tingkat TPQ 51 santri, dan tingkat TK sebanyak 75 santri. Dan sebagai tahfidz yang ditammatkan sebanyak 59 santri.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE sekaligus sahabat santri Kabupaten Padang Lawas menyampaikan pada kesempatan yang penuh kebahagiaan ini, atas nama pemerintah Kabupaten Padang Lawas mengucapkan selamat kepada seluruh santri dan santriah kelas IX dan XII angkatan 33 yang hari ini dinyatakan tamat dari pondok pesantren al-mukhlisin sibuhuan.
Penamatan ini bukan sekadar seremoni berakhirnya masa belajar di bangku merupakan tetapi pendidikan, penanda keberhasilan dari sebuah proses akhlak, panjang disiplin, serta pembentukan karakter yang pembinaan ilmu, iman, telah ditempa selama bertahun-tahun di lingkungan pesantren, ujar Bupati.
Keberhasilan yang diraih para santri dan santriah hari ini tentu tidak terlepas dari peran besar para pimpinan pondok pesantren, ustadz dan ustadzah, serta dukungan dan doa yang tiada henti dari para orang menyampaikan tua. untuk penghargaan itu, saya dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan waktunya dalam mendidik generasi muda Padang Lawas menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai islam, tutur Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri dan santriah yang telah berhasil menghafal Al-Quran. Prestasi tersebut merupakan nikmat dan amanah yang sangat besar dari allah subhanahu wata’ala. Menjadi seorang hafizh dan hafizhah bukan hanya tentang mampu menghafal ayat demi ayat, tetapi juga tentang menjaga hafalan itu sepanjang hayat, tegar Bupati.
Maka dalam perjalanan mewujudkan visi Padang Lawas yang maju (mandiri, amanah, jaya dan unggul), kita senantiasa berpegang teguh pada motto daerah kita, yaitu “Luruskan Niat, Teruslah berymanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat.” motto ini mengandung makna yang sangat dalam dan relevan dengan dunia pesantren, tambahnya.
Jadilah generasi yang senantiasa menjaga kehormatan diri, menjaga nama baik almamater, menghormati orang tua dan guru, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, serta menjadikan al-qur’an dan sunnah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, akhir sambutannya.
Turut hadir Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas H. Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP anggota DPRD Padang Lawas Sufriady Halomoan Hasibuan, M.M dari Praksi PAN, H. Puli parisan Lubis Lc, M.E.Sy., dari Praksi PKS, Ketua MUI Kabupaten Padang Lawas, Ketua BSPPL, Kakan Kemenag, Ketua BAZNAS, para pimpinan OPD terkait, Ketua TP PKK Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan, Ketua DWP Ny. Hamnil Panguhum Nasution beserta para penguru, ketua PWI, Camat Barumun dan para undangan terhormat lainnya.
Tinggalkan Balasan