• IKUTI RAKOR PENGUATAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAERAH DAN PENCEGAHAN KORUPSI, BUPATI PADANG LAWAS DAN KETUA DPRD PADANG LAWAS TANDATANGANI KOMITMEN BERSAMA.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE bersama Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan SE mengikuti rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan. Kamis (17/09/26).

    Rapat Koordinasi ini diawali dengan pembacaan komitmen bersama yang dipimpin Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan diikuti para Kepala Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se- Sumatera Utara.

    Usai pembacaan komitmen, seluruh Kepala Daerah dan Ketua DPRD menandatangani dokumen komitmen bersama sebagai bentuk kesepakatan untuk melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan secara nyata dan berkelanjutan.

    Penandatanganan diawali oleh Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan Ketua DPRD Provinsi Sumut Erni Ariyanti Sitorus serta diikuti Kepala Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten/ Kota termasuk Bupati Padang Lawas dan ketua DPRD Padang Lawas.

    Penandatanganan komitmen bersama ini disaksikan Wakil Mendagri Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.i., M.M, Pimpinan KPK Johanis Tanak, Perwakilan BPKP RI, Setya Nugraha dan perwakilan LKPP

    Dalam sambutannya Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyampaikan pertemuan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri bersama KPK tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah di Sumatera Utara untuk memperkuat pencegahan korupsi sekaligus mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan.

    Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komperhensif karena Sumut dan juga daerah lainnya itu terdiri dari banyak stakholder dan itu tentu terkait satu sama lain,” kata Bobby Nasution

    Bobby juga memastikan Pemprov Sumut serta 33 kepala daerah di Sumut berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat integeritas. Kehadiran KPK di Sumut menjadi salah satu pengingat kepada daerah untuk menjaga integeritasnya dalam membangun daerah.

    “Bersama kepala daerah lainnya, DPRD kami berkomitmen untuk memperbaiki bersama, mengantisipasi dan mencegah terjadinya korupsi, dan kehadiran KPK hari ini mengingatkan kami kembali untuk terus meningkatkan integeritas,” ucap Bobby.

    Sementara wakil Menteri Dalam Negeri Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.i., M.M, menekankan pentingnya penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mencegah korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, APIP berperan sebagai perangkat kepala daerah yang dapat mengingatkan apabila terdapat kekeliruan dalam tata kelola pemerintahan.

    “APIP ini merupakan partner para kepala daerah. Jadi titip jangan dimusuhi. Justru merekalah yang menjadi pengingat kita ketika ada kekeliruan,” ujar Wiyagus.

    “APIP harus bisa meyakinkan, jika ada penyimpangan dan kekeliruan di tata kelola pemerintahan, penegak hukum, Aparat Penegak Hukum (APH) ini memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada APIP dulu, sebelum kepada APH,” jelasnya.

    Selain penguatan APIP, Wiyagus mengingatkan pentingnya integritas dalam pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah. Menurutnya, lembaga pengawasan perlu ditempatkan sebagai mitra pemerintah daerah (Pemda) dalam mencegah terjadinya penyimpangan.

    “Jadikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai partner, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai partner, kemudian Inspektorat sebagai partner. Nah justru itulah yang akan membantu kita menghindar dari penyimpangan-penyimpangan yang terjadi,” katanya.

    Maka dalam hal ini, Bupati Padang Lawas mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terus berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan melayani. Dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap kebijakan, diharapkan kepercayaan masyarakat semakin meningkat serta pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dalam memajukan Padang Lawas.

    Turut hadir dalam rapat ini Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP. dan para pimpinan OPD terkait.

  • RAPAT PARIPURNA PENANDATANGANAN NOTA KESEPAKATAN TENTANG PERUBAHAN KEBIJAKAN UMUM APBD (KUA) DAN PRIORITAS DAN PLAFON ANGGARAN SEMENTARA (PPAS) TAHUN ANGGARAN 2026.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE dalam hal ini diwakili Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I. menghadiri rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Perubahan Kebijakan Umum Apbd (Kua) Dan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (Ppas) Tahun Anggaran 2026 di gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas. Selasa (15/09/26).

    Rapat paripurna cukup forum dan di buka secara resmi oleh ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Luat Hasibuan di dampingi oleh Wakil Ketua I Amran Pikal Siregar S.Sos.I. dan Wakil Ketua II Muhammad Dayan Hasibuan SH.

    Dalam sambutannya, Wabup Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I menyampaikan ucapan titip salam dari Bupati Padang Lawas tidak bisa hadir bersama kita dikarenakan adanya agenda yang sama, atas nama pemerintah Kabupaten Padang Lawas juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD, khususnya tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD, atas kerja keras dalam membahas perubahan kebijakan umum anggaran dan priorotas plafon anggaran sementara (kua-ppas) tahun anggaran 2026.

    Proses ini membutuhkan ketelitian, kesungguhan, dan semangat kebersamaan. kesepakatan yang kita capai merupakan wujud untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah dan menghadirkan kebijakan yang berorientasi kepentingan masyarakat Padang Lawas, ujarnya.

    “Perubahan kebijakan umum anggaran dan priorotas plafon anggaran sementara (kua-ppas) merupakan bagian penting dalam menyesuaikan arah kebijakan daerah dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran yang tersedia”, tegas Wabup.

    Oleh karena itu, setiap prioritas perlu ditempatkan secara cermat, terukur, dan berorientasi pada manfaat, tandasnya.

    Nota kesepakatan yang ditandatangani hari ini selanjutnya menjadi arah dan landasan dalam penyusunan rancangan perubahan apbd tahun anggaran 2026, tambah Wabup.

    Untuk itu, Wabup mengajak seluruh perangkat daerah menjaga kesinambungan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi.Sinkronisasi harus terus diperkuat agar program yang disusun benar-benar kebutuhan menjawab masyarakat.

    Dengan prinsip right priority, right budget, right impact, setiap kebijakan diharapkan memiliki sasaran yang jelas, ukuran keberhasilan yang terukur, serta manfaat yang dapat dipertanggung-jawabkan, sambungnya.

    Disampaikan juga apresiasi atas kemitraan yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan DPRD. Pandangan dalam perbedaan pembahasan merupakan bagian dari proses demokrasi untuk menemukan keputusan terbaik.

    Akhir sambutannya, mari kita jaga komunikasi, keterbukaan, dan saling menghargai sebagai modal bersama dalam menjalankan amanah pembangunan, semoga semangat kolaborasi ini terus tumbuh, sehingga setiap keputusan yang kita ambil tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga memperkuat fondasi Kabupaten Padang Lawas yang Maju (mandiri, amanah, jaya dan unggul), tutupnya.

    “Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat, Padang Lawas Maju”.

    Turut menghadiri Wakapolres Padang Lawas Kompol Leo Rella Edianto Sembiring SH, Sekretaris Daerah Dr.H.Panguhum Nasution S.Sos.M.AP, Mewakili Pabung, Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan Camat, Insan Pers dan tamu undangan terhormat lainnya.

  • PERINGATI HAORNAS KE-43 TAHUN 2026, PEMKAB PADANG LAWAS GELAR SENAM BERSAMA DAN PENYERAHAN PENGHARGAAN KEPADA ATLET BERPRESTASI.

    Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melaksanakan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional Ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Depan Polsek Barumun. Senin (14/09/26).

    Senam bersama ini diikuti oleh unsur forkopimda Kabupaten Padang Lawas dan para pelajar serta disediakan Lucky draw dengan berbagai banyak macam hadiah.

    Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Dr, Mukmin Saipul S.Pd.M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut hari olahraga nasional tahun 2026 sudah melaksanakan kegiatan olahraga yang disponsori Bank Sumut dan BRI
    seperti:

    1. Futsal (Peserta SMA, SMK dan MA dengan 26 Tim. Dan Peserta SMP / MTS dengan 19 Tim)
    2. Lari (Kategori Putra / Putri dengan jumlah Peserta 300 orang, Putra 165 peserta dan Putri 135 peserta.
    3. Dan kegiatan olahraga lainnya.

    Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib dan penuh semangat sportivitas. Partisipasi sekolah dan pelajar sangat tinggi. Hal ini menunjukkan animo masyarakat khususnya generasi muda terhadap olahraga di Kabupaten Padang Lawas terus meningkat, tambahnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, bahwa olahraga merupakan investasi bangsa karena berperan dalam pembangunan manusia Indonesia secara utuh, termasuk membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang.

    Selain pembangunan karakter, olahraga juga dinilai menjadi bagian dari investasi kesehatan masyarakat agar masyarakat semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, ujar Bupati.

    Hal tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan ruang publik, sarana olahraga, hingga jalur aktivitas fisik seperti jalur pejalan kaki dan sepeda, tambah Bupati.

    “Olahraga bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, kantor, rumah maupun ruang publik,” tegas Bupati.

    Menurutnya, kebiasaan berolahraga yang dibangun sejak masyarakat akan ikut mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa khususnya Kabupaten Padang Lawas, tutup Bupati.

    Kegiatan diakhir dengan penyerahan penghargaan kepada para atlet yang berprestasi oleh Bupati Padang Lawas dan para unsur forkopimda lainnya serta para rombongan.

    Turut Menghadiri Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan Darman Harun Lubis S.H.I., Wakapolres Padang Lawas Kompol Leo Rella Edianto Sembiring SH, Kasi Intel Kejari Padang Lawas, Mewakili Pabung, Asisten, Staf Ahli Bupati dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK Ny Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Hj Hamnil Panguhum Nasution dan Para Pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas, KONI Kabupaten Padang Lawas dan para undangan terhormat lainnya.

  • WUJUDKAN PADANG LAWAS MAJU, PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA STARTEGIS (RENSTRA) DAN RENCANA KINERJA (RENJA) DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN PADANG LAWAS TAHUN ANGGARAN 2026.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution S.Sos.M.AP secara resmi membuka acara Pelatihan Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dan Rencana Kinerja (Renja) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2026. Senin (14/09/26).

    Kegiatan berlangsung mulai dari tanggal 14
    s/d 18 September 2026 di Aula Hotel Grandika Sibuhuan dan di ikuti oleh seluruh Kasubbag Program Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Padang Lawas.

    Sebagai narasumber yang di undang dari BPSDM Provinsi Sumatera Utara Nunung Sri Wahyuni SE., M.AK dan Anovia Syafitri Harahap SE, MM.

    Dalam laporan panitia pelaksanaan Plt Kepala BPKSDM Padang Lawas Kholil Siregar SE melaporkan bahwa dasar kegiatan ini sesuai dengan UU No 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional, UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah, UU No 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan Daerah dan lainnya.

    Disampaikan juga bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan ASN dalam menyusun dukumen perencanaan pembangunan Daerah dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, menyelenggarakan metode dan penyusunan Renstra dan renja di OPD masing-masing agar tercipta keselerasian Pembangunan Kabupaten Padang Lawas.

    Kemudian Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara Dr. Agustinus S.SiT.MT atau yang mewakili dalam sambutannya secara virtual melalui zoom menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang telah menyelenggarakan Bimtek ini.

    BPSDM Provinsi Sumatera Utara siap bersinergi dan mendukung penuh upaya peningkatan kapasitas SDM Aparatur di Kabupaten Padang Lawas. Kami berharap setelah Bimtek ini, Bapak/Ibu dapat menjadi agen perubahan di OPD masing-masing, tambahnya.

    Akhir kata, beliau berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Padang Lawas, ucapnya.

    Sementara sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara beserta tim narasumber yang telah berkenan hadir dan memberikan materi kepada kita melalui Zoom maupun tatap muka.

    Renstra dan Renja adalah dokumen wajib dan sangat strategis. Renstra adalah arah 5 tahun, Renja adalah langkah 1 tahun. Jika 2 dokumen ini tidak disusun dengan baik, maka pembangunan kita akan kehilangan arah, anggaran tidak tepat sasaran, dan kinerja OPD tidak terukur, ujar Sekda.

    Untuk itu, melalui Bimtek ini sekda meminta untuk mewujudkan Perencanaan yang Berbasis Data, Selaraskan dengan Arah Kebijakan, Pastikan program dan kegiatan OPD selaras dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas yaitu “Mewujudkan Padang Lawas Maju”, serta selaras dengan RPJMD Provinsi Sumut dan Asta Cita Pemerintah Pusat.

    “Saya minta seluruh peserta mengikuti Bimtek ini dengan serius. Setelah ini Bapak/Ibu adalah ujung tombak perencana di OPD. Jadilah agen perubahan untuk Kemajuan Kabupaten Padang Lawas”, tegas Sekda

    Juga apresiasi kepada BPSDM Provinsi Sumatera Utara yang telah mendukung penuh peningkatan kapasitas SDM Aparatur di Kabupaten Padang Lawas. Sinergi ini harus terus kita jaga, sambung Sekda.

    Akhir sambutannya , Sekda berharap Bimtek ini berjalan lancar dan melahirkan dokumen Renstra dan Renja yang berkualitas, realistis, dan berdampak bagi masyarakat Padang Lawas. Mari kita jadikan perencanaan yang baik sebagai kunci untuk mewujudkan Padang Lawas yang Maju tutupnya.

  • BUPATI DAN WABUP PADANG LAWAS HADIRI TASYAKURAN HARI LAHIR KEJAKSAAN RI KE-81 “MENGEMBALIKAN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI PENEGAKAN HUKUM BERINTEGRITAS, ADIL DAN HUMANIS”.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE bersama Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution S.H.I., M.Pdi. menghadiri Tasyakuran Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas. Rabu (02/09/26).

    Mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”, tasyakuran ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Kejaksaan dalam penegakan hukum serta pelayanan kepada masyarakat.

    Ketua Panitia Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Padang Lawas T. Bastanta Tarigan SH melaporkan bahwa seluruh kegiatan ini dapat terlaksana atas dukungan dari Kejaksaan Negeri Padang Lawas dan partisipasi dari berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

    Kami juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dalam pencegahan Karhutla, pemberantasan korupsi, dan penegakan hukum lainnya demi mewujudkan Padang Lawas yang Maju

    Akhir kata, apabila dalam penyelenggaraan kegiatan ini terdapat kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, tutupnya.

    Sambutan Kejari Padang Lawas Hasbi Kurniawan SH.MH menyampaikan bahwa diusia 81 tahun, Kejaksaan terus berbenah. Dari Penuntut Umum menjadi Pengacara Negara, Penegak Hukum, dan Pelayanan Publik. Kami di Kejaksaan Negeri Padang Lawas berkomitmen menjalankan tugas sesuai tema tahun ini: Berintegritas, Adil, dan Humanis.

    Melalui tasyakuran tersebut, Kejari Padang Lawas berharap seluruh jajaran semakin termotivasi meningkatkan profesionalitas dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas, ujarnya.

    Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui pelayanan dan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis serta semakin mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Padang Lawas, harapnya.

    Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus bersinergi dengan Pemda, DPRD, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan Karhutla, pemberantasan korupsi, dan penegakan hukum lainnya.

    Sementara Bupati Padang Lawas dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan selamat Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81.
    “Kami dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mengapresiasi kinerja Kejaksaan.

    Di usia 81 tahun, Kejaksaan diharapkan semakin profesional, berintegritas, dan menjadi garda terdepan dalam mengawal keadilan serta mengembalikan kepercayaan publik,” ujar Bupati.

    Bupati menekankan pentingnya penegakan hukum yang humanis.
    “Hukum bukan hanya untuk menghukum, tapi juga untuk melindungi, membina, dan mengayomi masyarakat. Mari kita wujudkan Padang Lawas yang aman, tertib, dan bebas dari korupsi,” tegas Bupati.

    Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama untuk kemajuan institusi Kejaksaan dan Kabupaten Padang Lawas.

    Turut mendampingi Bupati Padang Lawas, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution S.Sos.M.AP, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan Ketua TP-PKK Ny Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan dan Staf Ahli PKK Ny Hj Marnis Khairati Achmad Fauzan Nasution dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Hj Hamnil Panguhum Nasution dan Para Pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas dan para undangan terhormat lainnya.

  • BUPATI PALAS IKUTI RAKOR OPTIMALISASI PAD DAN DBH PAJAK KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI SUMATERA UTARA.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE mengikuti Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (31/08/26).

    Rakor ini dilaksanakan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menggenjot pendapatan daerah demi kesejahteraan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat dan pencapaian target PAD adalah prioritas utama.

    “Kita harus lebih bersinergi lagi dalam meningkatkan PAD. Salah satu sumber utama adalah Pajak Kendaraan Bermotor. Dengan adanya opsen PKB, diharapkan daerah dapat meningkatkan penerimaan PAD secara signifikan,” ungkap Gubernur Bobby.

    Gubsu meminta dukungan penuh dari seluruh Kabupaten/Kota untuk mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor. “Ayo kita bersama-sama optimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan PAD Sumatera Utara,” ajaknya.

    Setelah rakor selesai, Bupati Padang Lawas memberikan tanggapan sekaligus komitmen atas hasil rapat tersebut. “Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menyambut baik terselenggaranya rakor ini sebagai wadah mempererat sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam pengelolaan keuangan daerah”, ungkapnya.

    Rekapitulasi Penyaluran Bagi Hasil Provinsi Pada Tahun Anggaran 2026 Sampai Dengan 31 Agustus 2026 untuk Kabupaten Padang Lawas dengan keseluruhan sebanyak 30.375.945.421.00 (Tiga Puluh Miliar Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Lima Ribu Empat Ratus Dua Puluh Satu Rupiah).

    Maka dalam hal ini, Bupati berharap penyaluran DBH berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga pelaksanaan program prioritas daerah tidak terhambat.

    “Memohon dukungan sinkronisasi data pajak antara Provinsi dan Kabupaten/Kota guna menghindari tumpang tindih data dan potensi kehilangan banyak pendapatan”, harapnya.

    Bupati juga menegaskan bahwa seluruh upaya peningkatan pendapatan daerah ditujukan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Padang Lawas, ungkapnya.

    Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan keuangan yang tepat akan berdampak baik pada pembiayaan pembangunan berbagai aspek dan pelayanan publik. Daerah akan menjadi lebih mandiri, kualitas pelayanan publik semakin baik, pembangunan berkelanjutan akan terwujud, dan mempercepat realisasi program prioritas, ungkap Bupati lagi.

    Turut hadir mendampingi Bupati Padang Lawas Plt. kaban BPPKAD Padang Lawas
    H. Rikhmad Syukri Siregar SH. MM, kepala UPT Samsat Sibuhuan Hj. Aminah Siregar, SE, M.Si.