• PUNCAK PERINGATAN HKG PKK KE-54 TAHUN 2026, GUBSU AJAK KADER PKK LINDUNGI ANAK DARI NARKOBA DAN PERUNDUNGAN.

    Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Medan, Kamis (22/10/2026).

    Peringatan HKG PKK ke-54 secara nasional mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”.

    Puncak peringatan HKG PKK ke-54 Provinsi Sumatera Utara dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut Boya Yanti Gultom, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut, seluruh Ketua TP PKK kabupaten/kota, kader PKK se-Sumut, serta sejumlah kepala desa dan lurah.

    Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (Gubsu) mengajak seluruh kader PKK se-Sumatera Utara untuk mengambil peran lebih besar dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba dan perundungan (bullying) yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

    “PKK adalah garda terdepan keluarga. Saya mengajak seluruh kader PKK untuk aktif melindungi anak-anak kita dari narkoba dan perundungan. Keluarga yang kuat adalah kunci untuk menciptakan Sumatera Utara yang unggul dan Indonesia Emas 2045,” tegas Gubsu Bobby Nasution dalam sambutannya.

    Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan, serta mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden.

    Kahiyang Ayu juga mengapresiasi kerja keras seluruh kader PKK Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang telah berkontribusi nyata dalam penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, pendidikan dan penguatan karakter anak.

    Menanggapi arahan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Gubernur dan Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Padang Lawas.

    “Kami TP-PKK Kabupaten Padang Lawas siap menguatkan peran kader hingga ke tingkat desa untuk memberikan edukasi kepada keluarga tentang bahaya narkoba dan pentingnya pencegahan perundungan pada anak. Ini sejalan dengan program kami untuk mewujudkan keluarga di Padang Lawas yang sehat, berakhlak dan berdaya saing,” ujar Ny. Mahzalena.

    Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 Provinsi Sumatera Utara berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri seluruh Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, pengurus TP-PKK Provinsi, serta kader berprestasi.

    Turut hadir mendampingi Ketua TP-PKK Padang Lawas staf Ahli PKK Ny. Hj Marnis Achmad Fauzan Nasution dan para pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas.

  • KETUA TP-PKK KABUPATEN PADANG LAWAS HADIRI PENINGKATAN KAPASITAS KADER PKK SE-SUMUT PADA HKG PKK KE-54 TAHUN 2026.

    Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PKK se-Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Medan, pada Rabu (21/10/2026).

    Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader ini dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, jajaran pengurus TP-PKK Provinsi Sumatera Utara, serta para Ketua dan perwakilan TP-PKK Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

    Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 yang bertujuan untuk memperkuat peran kader PKK sebagai ujung tombak pembangunan keluarga dan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

    Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu Bobby Nasution dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas, kreativitas dan inovasi kader PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, terutama dalam penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan ketahanan keluarga dan pendidikan karakter.

    Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan menyampaikan bahwa keikutsertaan TP-PKK Padang Lawas dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader agar semakin profesional dan berdaya guna.

    “Kami dari TP-PKK Kabupaten Padang Lawas siap mendukung penuh program TP-PKK Provinsi Sumatera Utara. Melalui peningkatan kapasitas ini, kami berharap kader-kader PKK di Padang Lawas semakin solid, aktif dan mampu mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara nyata di tengah masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera dan berakhlak,” ujar Ketua TP-PKK Padang Lawas.

    Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PKK se-Sumatera Utara ini diisi dengan berbagai materi penguatan kelembagaan, strategi pemberdayaan keluarga, serta berbagi praktik baik (best practice) dari TP-PKK Kabupaten/Kota yang berprestasi.

    Dengan kehadiran Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Lawas pada kegiatan HKG PKK ke-54 ini, diharapkan sinergitas antara TP-PKK Provinsi dan TP-PKK Kabupaten semakin kuat dalam membangun Sumatera Utara yang unggul dan Padang Lawas yang Maju dan Berkeadilan.

    Turut hadir mendampingi Ketua TP-PKK Padang Lawas staf Ahli PKK Ny. Hj Marnis Achmad Fauzan Nasution dan para pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas.

  • PERKUAT KETAHANAN EKONOMI NASIONAL MELALUI PENINGKATAN AKSES KEUANGAN DAERAH, BUPATI PADANG LAWAS HADIRI LANGSUNG RAKORNAS TPAKD TAHUN 2026

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026, yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

    Rakornas TPAKD tahun ini dihadiri hampir seluruh lapisan pengambil keputusan ekonomi nasional. Mendampingi Bapak Presiden, hadir sekaligus memberikan pemaparan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

    Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko PMK Sugiono, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta COO Danantara Dony Oskaria, para Gubernur, Bupati/Walikota, serta pimpinan TPAKD se-Indonesia.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE hadir langsung dalam Rakornas tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dalam mendukung program Percepatan Akses Keuangan Daerah.

    Rakornas TPAKD bukan merupakan lembaga baru, namun pertemuan yang mempertemukan otoritas moneter, otoritas pengawasan jasa keuangan, bendahara negara, pembina pemerintahan daerah, dan kendaraan investasi negara dalam satu panggung bukan forum rutin biasa. Kombinasi kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menunjukkan bahwa akses keuangan daerah tidak lagi diposisikan sebagai program literasi keuangan semata, melainkan sebagai jalur pembiayaan pembangunan yang berdiri di samping APBN.

    Presiden Prabowo dalam arahannya menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi daerah dan penguatan akses keuangan bagi UMKM, petani, dan masyarakat di pelosok untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global.

    Konteks pasar global saat ini memperkuat urgensi tersebut, dimana rupiah berada di level Rp18.045 per dolar AS, imbal hasil US Treasury 10 tahun di 5,12%, dan indeks dolar broad tertimbang-dagang di 121,4. Dengan biaya dana global di level tersebut, setiap rupiah pembiayaan yang bisa dihimpun dari dalam negeri menjadi jauh lebih berharga bagi pemerintah.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE usai mengikuti Rakornas menyampaikan bahwa Pemkab Padang Lawas siap menindaklanjuti arahan Presiden dan hasil Rakornas TPAKD untuk memperkuat akses keuangan di Kabupaten Padang Lawas.

    “TPAKD Padang Lawas akan terus kita dorong untuk membuka akses permodalan yang lebih luas bagi UMKM, petani, dan pelaku usaha kecil. Ini sejalan dengan visi kami untuk membangun ekonomi Padang Lawas yang mandiri, produktif dan berdaya saing menuju Padang Lawas Maju,” ujar Bupati.

    Bupati menambahkan, sinergi antara Pemerintah Daerah, OJK, Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh stakeholder keuangan akan terus diperkuat agar program perluasan akses keuangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Padang Lawas hingga ke tingkat desa.

  • PEMKAB PADANG LAWAS RAIH PENGHARGAAN PENYETOR IWP, JKK, DAN JKM TERBAIK KE-1 DARI PT TASPEN (PERSERO) CABANG PEMATANG SIANTAR.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP didampingi Plt. Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Padang Lawas Rikhmad Syukri Siregar, S.H., M.M secara langsung menerima Penghargaan atas Kepatuhan dalam Penyetoran IWP 8%, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) ASN.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Branch Manager PT Taspen (Persero) Cabang Pematang Siantar Maulana Setiawan, bertempat di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Kamis (22/10/2026).

    Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang dinilai tertib, tepat waktu, dan patuh dalam penyetoran Iuran Wajib Pegawai (IWP) 8% serta iuran JKK dan JKM bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Padang Lawas.

    Setelah menerima Penghargaan, Sekda Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh PT Taspen (Persero) Cabang Pematang Siantar. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil komitmen Pemkab Padang Lawas dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi seluruh ASN.

    “Alhamdulillah, ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dalam memenuhi kewajiban terhadap hak-hak pegawai. Kepatuhan dalam penyetoran IWP, JKK dan JKM adalah bentuk tanggung jawab kita untuk memastikan perlindungan bagi ASN,” ujar Sekda.

    Sementara itu, Branch Manager PT Taspen (Persero) Cabang Pematang Siantar Maulana Setiawan mengapresiasi Pemkab Padang Lawas sebagai salah satu pemerintah daerah yang sangat disiplin dalam penyetoran iuran.

    “Kabupaten Padang Lawas menjadi contoh daerah yang tertib administrasi dan patuh dalam penyetoran. Semoga ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi daerah lain,” ungkapnya.

    Kami Pemkab Padang Lawas berharap dengan adanya penghargaan ini, tata kelola keuangan dan kepedulian terhadap kesejahteraan ASN semakin meningkat, tutupnya .

    Turut hadir staf BPPKAD Kabupaten Padang Lawas dan Pemerintah Daerah se-Sumatera Utara.

  • PEMKAB PADANG LAWAS RAIH KEMBALI PENGHARGAAN KOMISI INFORMASI (KI) AWARD SUMATERA UTARA TAHUN 2026, KATEGORI PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA SEBAGAI BADAN PUBLIK INFORMATIF.

    Pemerintah Kabupaten Padang Lawas kembali meraih predikat Informatif, kategori tertinggi dalam penganugerahan Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara Award Tahun 2026.

    Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Lawas H. Irsan Soleh Lubis, S.Si dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Lawas Batari Siregar, ST di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (20/10/26).

    Predikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik serta mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    Penganugerahan KI Sumut Award 2026 merupakan bentuk penghargaan kepada badan publik yang menunjukkan komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Tahun ini, penghargaan diberikan kepada 211 badan publik di Sumatera Utara berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

    Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik harus menjadi budaya kerja seluruh badan publik, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif atau upaya untuk memperoleh penghargaan.

    Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya. Masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi mengenai penyusunan kebijakan, pelaksanaan program pembangunan, pengelolaan anggaran, hingga manfaat pembangunan yang dihasilkan.

    Keberhasilan keterbukaan informasi tidak hanya diukur berdasarkan hasil penilaian atau jumlya penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi,” ujarnya.

    la juga mengajak seluruh badan publik menjadikan hasil evaluasi KI Sumut Award 2026 sebagai bahan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi secara berkelanjutan.

    Sementara Ketua Komisi Informasi Sumatera Utara, Abdul Haris Nasution, menjelaskan bahwa penilaian KI Sumut Award 2026 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari bimbingan teknis, pengisian instrumen penilaian, hingga monitoring dan evaluasi terhadap badan publ la menyampaikan bahwa hasil penilaian menunjukkan capaian yang beragam pada berbagai kategori badan publik. Salah satu perubahan dalam penilaian tahun ini adalah peningkatan standar untuk memperoleh predikat Informatif, dari nilai 80 menjadi 90. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas keterbukaan informasi di seluruh badan publik.

    Bupati Padang Lawas menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan bentuk komitmen dalam menyampaikan keterbukaan informasi publik. “Predikat Informatif yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Padang Lawas merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggu jawab bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik.

    Kami berkomitmen untuk mempertahankan dan memastikan masyarakat dapat mengakses informasi pemerintahan secara mudah, cepat, dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

    Bupati juga menyatakan, ke depannya akan terus mengoptimalkan peran PPID, meningkatkan kualitas pengelolaan informasi, serta memanfaatkan teknologi digital agar pelayanan informasi kepada masyarakat semakin efektif dan mudah diakses.

  • TINGKATKAN AKUNTABILITAS PENDAPATAN DAERAH, BUPATI PADANG LAWAS HADIRI PEMBUKAAN DIKLAT PEMERIKSAAN DI BALAI DIKLAT BPK MEDAN.

    Kepala Balai Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Medan, Firmansyah, menyambut langsung kedatangan Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE dalam rangka Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemeriksaan Pendapatan Daerah, Senin (19/10/2026) di Aula Balai Diklat PKN BPK Medan.

    Turut hadir Pimpinan dan Jajaran Balai Diklat PKN Medan, para narasumber, pengajar, dan Widyaiswara, Plt. Inspektur Kabupaten Padang Lawas Rahmat Sutan Siregar, SH., M.I.Kom., serta 33 orang peserta diklat dari Inspektorat Kabupaten Padang Lawas.

    Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE menegaskan bahwa pendapatan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Namun, perlu kita pahami bahwa keberhasilan pengelolaan pendapatan daerah bukan hanya diukur dari seberapa besar penerimaan yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga dari seberapa jujur, transparan, tertib, dan akuntabel pendapatan tersebut dikelola. Di sinilah peran penting Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah,” ujar Bupati.

    Bupati menambahkan, pengawasan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan setiap rupiah yang menjadi hak daerah benar-benar masuk ke kas daerah dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta diklat agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

    “Kepada seluruh peserta, saya berpesan: ikutilah pendidikan dan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikanlah kesempatan ini sebagai tempat menambah ilmu, mengasah kemampuan, dan memperkuat integritas sebagai aparatur yang diberikan amanah oleh negara dan masyarakat,” tegasnya.

    “Harapan saya, setelah kembali ke Kabupaten Padang Lawas, seluruh peserta mampu memberikan perubahan nyata dalam kualitas pengawasan pendapatan daerah, mengidentifikasi potensi kebocoran penerimaan, serta memberikan rekomendasi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Ingatlah, keberhasilan seorang auditor bukan hanya pada banyaknya temuan, tetapi pada seberapa besar manfaat pengawasannya bagi perbaikan tata kelola pemerintahan,” lanjutnya.

    Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati, menjaga kekompakan, saling menghargai, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat.

    “Sejalan dengan semangat daerah kita: Tano Adat Digomgom Ibadat, Luruskan Niat, Teruslah Bermanfaat,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Balai Diklat PKN BPK Medan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang telah memilih Balai Diklat PKN Medan sebagai tempat pelaksanaan diklat.

    Diklat Pemeriksaan Pendapatan Daerah ini diikuti sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang ASN Inspektorat Kabupaten Padang Lawas dan akan berlangsung selama 5 (lima) hari, mulai tanggal 19 s/d 23 Oktober 2026.

    Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan pembukaan diklat secara resmi oleh Bupati Padang Lawas.