• TINGKATKAN AKUNTABILITAS PENDAPATAN DAERAH, BUPATI PADANG LAWAS HADIRI PEMBUKAAN DIKLAT PEMERIKSAAN DI BALAI DIKLAT BPK MEDAN.

    Kepala Balai Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Medan, Firmansyah, menyambut langsung kedatangan Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE dalam rangka Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemeriksaan Pendapatan Daerah, Senin (19/10/2026) di Aula Balai Diklat PKN BPK Medan.

    Turut hadir Pimpinan dan Jajaran Balai Diklat PKN Medan, para narasumber, pengajar, dan Widyaiswara, Plt. Inspektur Kabupaten Padang Lawas Rahmat Sutan Siregar, SH., M.I.Kom., serta 33 orang peserta diklat dari Inspektorat Kabupaten Padang Lawas.

    Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE menegaskan bahwa pendapatan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Namun, perlu kita pahami bahwa keberhasilan pengelolaan pendapatan daerah bukan hanya diukur dari seberapa besar penerimaan yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga dari seberapa jujur, transparan, tertib, dan akuntabel pendapatan tersebut dikelola. Di sinilah peran penting Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah,” ujar Bupati.

    Bupati menambahkan, pengawasan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan setiap rupiah yang menjadi hak daerah benar-benar masuk ke kas daerah dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta diklat agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

    “Kepada seluruh peserta, saya berpesan: ikutilah pendidikan dan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikanlah kesempatan ini sebagai tempat menambah ilmu, mengasah kemampuan, dan memperkuat integritas sebagai aparatur yang diberikan amanah oleh negara dan masyarakat,” tegasnya.

    “Harapan saya, setelah kembali ke Kabupaten Padang Lawas, seluruh peserta mampu memberikan perubahan nyata dalam kualitas pengawasan pendapatan daerah, mengidentifikasi potensi kebocoran penerimaan, serta memberikan rekomendasi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Ingatlah, keberhasilan seorang auditor bukan hanya pada banyaknya temuan, tetapi pada seberapa besar manfaat pengawasannya bagi perbaikan tata kelola pemerintahan,” lanjutnya.

    Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati, menjaga kekompakan, saling menghargai, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat.

    “Sejalan dengan semangat daerah kita: Tano Adat Digomgom Ibadat, Luruskan Niat, Teruslah Bermanfaat,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Balai Diklat PKN BPK Medan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang telah memilih Balai Diklat PKN Medan sebagai tempat pelaksanaan diklat.

    Diklat Pemeriksaan Pendapatan Daerah ini diikuti sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang ASN Inspektorat Kabupaten Padang Lawas dan akan berlangsung selama 5 (lima) hari, mulai tanggal 19 s/d 23 Oktober 2026.

    Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan pembukaan diklat secara resmi oleh Bupati Padang Lawas.

  • BUPATI PADANG LAWAS HADIRI SOSIALISASI TATA KELOLA NILAI EKONOMI KARBON DI JAKARTA.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE menghadiri acara Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

    Acara yang dihadiri oleh para kepala daerah, perwakilan kementerian/lembaga, serta pelaku usaha dan pemerhati lingkungan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pemanfaatan nilai ekonomi karbon sebagai upaya mendukung target penurunan emisi nasional.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Padang Lawas menyambut baik program tata kelola nilai ekonomi karbon yang dicanangkan pemerintah pusat. Menurutnya, Kabupaten Padang Lawas memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi karbon melalui sektor kehutanan, perkebunan, dan pengelolaan lahan berkelanjutan.

    Bupati menegaskan Kabupaten Padang Lawas berkomitmen mendukung kebijakan nasional terkait pengendalian perubahan iklim dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam implementasi perdagangan karbon dan mekanisme lainnya.

    “Melalui tata kelola nilai ekonomi karbon yang baik, kita berharap dapat menjaga alam Padang Lawas tetap lestari, sekaligus membuka peluang investasi hijau yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Padang Lawas yang MAJU,” ujar Bupati.

    Acara tersebut juga diisi dengan diskusi panel terkait regulasi, mekanisme perdagangan karbon, serta peran pemerintah daerah dalam menyukseskan program Nilai Ekonomi Karbon menuju Indonesia Emas 2045 dan Net Zero Emission 2060.

    Turut mendampingi Bupati Padang Lawas, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup M. Khaidir Harahap, ST.

  • DORONG KELUARGA SEHAT DAN MANDIRI, BUPATI PADANG LAWAS BERSAMA KETUA TP-PKK PADANG LAWAS SAMBUT TIM EVALUASI PTP2WKSS PROVINSI SUMATERA UTARA.

    Senin (05/10/26). Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E. bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan menyambut dengan hangat kunjungan Tim Evaluasi Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (PTP2WKSS) Provinsi Sumatera Utara di Desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas.

    Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi dan penilaian Desa Binaan PTP2WKSS untuk melihat pelaksanaan program serta dampaknya terhadap pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di Desa Parapat.

    Tim Evaluasi PTP2WKSS Sumatera Utara dipimpin Joni Siagian, S.H., M.M., dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Utara selaku sekretaris pembina TP-PKK provinsi Sumatera Utara mengucapkan terima kasih atas kesediaan bapak / ibu sekalian dan warga masyarakat, dapat menghadiri pertemuan ini dan berkenan meluangkan waktu meninggalkan berbagai tugas dan kepentingan keluarga masing – masing.

    Tujuan pelaksanaan evaluasi pelaksana terbaik desa PTP2WKSS adalah suatu cara koordinasi dan komunikasi antara tim penggerak PKK dan anggota pembina PKK untuk penyamaan persepsi tentang metode peningkatan keberdayaan dan kesejahteraan keluarga miskin khususnya rawan ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta sarana dan prasarana lingkungan tempat tinggal dengan tujuan mempercepat peningkatan kesejahteraan bagi penduduk miskin diperdesaan yang terpencil dan terisolir, ujarnya.

    Oleh karena itu tim evaluasi yang hadir pada hari ini adalah untuk melihat sejauh mana keberhasilan dari berbagai program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa serta tim penggerak pkk bersama masyarakat sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat perubahan kegiatan yang dilaksanakan di desa ini yang langsung menyentuh kesejahteraan keluarga baik bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan khususnya pelaksanaan posyandu yang terintegrasi dalam layanan enam standar pelayanan minimal (SPM), tutupnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus mengapresiasi kehadiran Tim Evaluasi PTP2WKSS Sumatera Utara di Kabupaten Padang Lawas khususnya di desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa.

    Semoga program PTP2WKSS tidak sekadar menjadi kegiatan penilaian, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga, harap Bupati.

    Kegiatan evaluasi ini sangat penting untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan program PTP2WKSS sekaligus melihat manfaat yang telah dirasakan masyarakat, terutama pada sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, ujar Bupati.

    Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran, masukan, dan pandangan dari Tim Evaluasi PTP2WKSS Provinsi Sumatera Utara untuk pembenahan dan motivasi dalam langkah ke tahap selanjutnya, sambungnya.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas, Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam sambutannya menekankan pentingnya PTP2WKSS sebagai salah satu program pemberdayaan perempuan dalam mendorong terwujudnya keluarga sehat, sejahtera, dan mandiri.

    “Keberhasilan dari sebuah program membutuhkan sinergi antara pemerintah, PKK, pemerintah desa, dan masyarakat”, ujarnya.

    Mari bersama-sama bahu-membahu melalui pendekatan lintas bidang secara terkoordinasi untuk memotivasi dan membangun kesadaran masyarakat agar menjadi pelaksana program PTP2WKSS guna mencapai kehidupan masyarakat Kabupaten Padang Lawas yang lebih baik lagi,” tuturnya.

    Kemudian selaku Plt Camat Ulu Sosa Ricky Hadamean Siregar S.IP dan mewakili seluruh masyarakat Kecamatan Ulu Sosa, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak/Ibu Tim Evaluasi dari Provinsi Sumatera Utara, Bupati Padang Lawas bersama para rombongan di Kecamatan kami, di Desa kami, dalam rangka Evaluasi Pelaksana Terbaik Desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (PT. P2W-KSS) Tahun 2026.

    Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, Kecamatan Ulu Sosa menjadi salah satu lokasi yang dievaluasi. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berbenah, tutupnya.

    Turut mendampingi Bupati Padang Lawas Staf Ahli Bupati dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan para Camat, Wakil Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Padang Lawas, Ny. Hj. Hamnil Panguhum Nasution dan para pengurus PKK Kabupaten, kecamatan dan desa serta para undangan terhormat lainnya.

  • IKUTI RAKOR PENGUATAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAERAH DAN PENCEGAHAN KORUPSI, BUPATI PADANG LAWAS DAN KETUA DPRD PADANG LAWAS TANDATANGANI KOMITMEN BERSAMA.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE bersama Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan SE mengikuti rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan. Kamis (17/09/26).

    Rapat Koordinasi ini diawali dengan pembacaan komitmen bersama yang dipimpin Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan diikuti para Kepala Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se- Sumatera Utara.

    Usai pembacaan komitmen, seluruh Kepala Daerah dan Ketua DPRD menandatangani dokumen komitmen bersama sebagai bentuk kesepakatan untuk melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan secara nyata dan berkelanjutan.

    Penandatanganan diawali oleh Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan Ketua DPRD Provinsi Sumut Erni Ariyanti Sitorus serta diikuti Kepala Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten/ Kota termasuk Bupati Padang Lawas dan ketua DPRD Padang Lawas.

    Penandatanganan komitmen bersama ini disaksikan Wakil Mendagri Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.i., M.M, Pimpinan KPK Johanis Tanak, Perwakilan BPKP RI, Setya Nugraha dan perwakilan LKPP

    Dalam sambutannya Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyampaikan pertemuan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri bersama KPK tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah di Sumatera Utara untuk memperkuat pencegahan korupsi sekaligus mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan.

    Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komperhensif karena Sumut dan juga daerah lainnya itu terdiri dari banyak stakholder dan itu tentu terkait satu sama lain,” kata Bobby Nasution

    Bobby juga memastikan Pemprov Sumut serta 33 kepala daerah di Sumut berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat integeritas. Kehadiran KPK di Sumut menjadi salah satu pengingat kepada daerah untuk menjaga integeritasnya dalam membangun daerah.

    “Bersama kepala daerah lainnya, DPRD kami berkomitmen untuk memperbaiki bersama, mengantisipasi dan mencegah terjadinya korupsi, dan kehadiran KPK hari ini mengingatkan kami kembali untuk terus meningkatkan integeritas,” ucap Bobby.

    Sementara wakil Menteri Dalam Negeri Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.i., M.M, menekankan pentingnya penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mencegah korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, APIP berperan sebagai perangkat kepala daerah yang dapat mengingatkan apabila terdapat kekeliruan dalam tata kelola pemerintahan.

    “APIP ini merupakan partner para kepala daerah. Jadi titip jangan dimusuhi. Justru merekalah yang menjadi pengingat kita ketika ada kekeliruan,” ujar Wiyagus.

    “APIP harus bisa meyakinkan, jika ada penyimpangan dan kekeliruan di tata kelola pemerintahan, penegak hukum, Aparat Penegak Hukum (APH) ini memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada APIP dulu, sebelum kepada APH,” jelasnya.

    Selain penguatan APIP, Wiyagus mengingatkan pentingnya integritas dalam pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah. Menurutnya, lembaga pengawasan perlu ditempatkan sebagai mitra pemerintah daerah (Pemda) dalam mencegah terjadinya penyimpangan.

    “Jadikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai partner, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai partner, kemudian Inspektorat sebagai partner. Nah justru itulah yang akan membantu kita menghindar dari penyimpangan-penyimpangan yang terjadi,” katanya.

    Maka dalam hal ini, Bupati Padang Lawas mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terus berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan melayani. Dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap kebijakan, diharapkan kepercayaan masyarakat semakin meningkat serta pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dalam memajukan Padang Lawas.

    Turut hadir dalam rapat ini Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP. dan para pimpinan OPD terkait.

  • RAPAT PARIPURNA PENANDATANGANAN NOTA KESEPAKATAN TENTANG PERUBAHAN KEBIJAKAN UMUM APBD (KUA) DAN PRIORITAS DAN PLAFON ANGGARAN SEMENTARA (PPAS) TAHUN ANGGARAN 2026.

    Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE dalam hal ini diwakili Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I. menghadiri rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Perubahan Kebijakan Umum Apbd (Kua) Dan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (Ppas) Tahun Anggaran 2026 di gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas. Selasa (15/09/26).

    Rapat paripurna cukup forum dan di buka secara resmi oleh ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Luat Hasibuan di dampingi oleh Wakil Ketua I Amran Pikal Siregar S.Sos.I. dan Wakil Ketua II Muhammad Dayan Hasibuan SH.

    Dalam sambutannya, Wabup Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I menyampaikan ucapan titip salam dari Bupati Padang Lawas tidak bisa hadir bersama kita dikarenakan adanya agenda yang sama, atas nama pemerintah Kabupaten Padang Lawas juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD, khususnya tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD, atas kerja keras dalam membahas perubahan kebijakan umum anggaran dan priorotas plafon anggaran sementara (kua-ppas) tahun anggaran 2026.

    Proses ini membutuhkan ketelitian, kesungguhan, dan semangat kebersamaan. kesepakatan yang kita capai merupakan wujud untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah dan menghadirkan kebijakan yang berorientasi kepentingan masyarakat Padang Lawas, ujarnya.

    “Perubahan kebijakan umum anggaran dan priorotas plafon anggaran sementara (kua-ppas) merupakan bagian penting dalam menyesuaikan arah kebijakan daerah dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran yang tersedia”, tegas Wabup.

    Oleh karena itu, setiap prioritas perlu ditempatkan secara cermat, terukur, dan berorientasi pada manfaat, tandasnya.

    Nota kesepakatan yang ditandatangani hari ini selanjutnya menjadi arah dan landasan dalam penyusunan rancangan perubahan apbd tahun anggaran 2026, tambah Wabup.

    Untuk itu, Wabup mengajak seluruh perangkat daerah menjaga kesinambungan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi.Sinkronisasi harus terus diperkuat agar program yang disusun benar-benar kebutuhan menjawab masyarakat.

    Dengan prinsip right priority, right budget, right impact, setiap kebijakan diharapkan memiliki sasaran yang jelas, ukuran keberhasilan yang terukur, serta manfaat yang dapat dipertanggung-jawabkan, sambungnya.

    Disampaikan juga apresiasi atas kemitraan yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan DPRD. Pandangan dalam perbedaan pembahasan merupakan bagian dari proses demokrasi untuk menemukan keputusan terbaik.

    Akhir sambutannya, mari kita jaga komunikasi, keterbukaan, dan saling menghargai sebagai modal bersama dalam menjalankan amanah pembangunan, semoga semangat kolaborasi ini terus tumbuh, sehingga setiap keputusan yang kita ambil tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga memperkuat fondasi Kabupaten Padang Lawas yang Maju (mandiri, amanah, jaya dan unggul), tutupnya.

    “Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat, Padang Lawas Maju”.

    Turut menghadiri Wakapolres Padang Lawas Kompol Leo Rella Edianto Sembiring SH, Sekretaris Daerah Dr.H.Panguhum Nasution S.Sos.M.AP, Mewakili Pabung, Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan Camat, Insan Pers dan tamu undangan terhormat lainnya.

  • PERINGATI HAORNAS KE-43 TAHUN 2026, PEMKAB PADANG LAWAS GELAR SENAM BERSAMA DAN PENYERAHAN PENGHARGAAN KEPADA ATLET BERPRESTASI.

    Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melaksanakan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional Ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Depan Polsek Barumun. Senin (14/09/26).

    Senam bersama ini diikuti oleh unsur forkopimda Kabupaten Padang Lawas dan para pelajar serta disediakan Lucky draw dengan berbagai banyak macam hadiah.

    Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Dr, Mukmin Saipul S.Pd.M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut hari olahraga nasional tahun 2026 sudah melaksanakan kegiatan olahraga yang disponsori Bank Sumut dan BRI
    seperti:

    1. Futsal (Peserta SMA, SMK dan MA dengan 26 Tim. Dan Peserta SMP / MTS dengan 19 Tim)
    2. Lari (Kategori Putra / Putri dengan jumlah Peserta 300 orang, Putra 165 peserta dan Putri 135 peserta.
    3. Dan kegiatan olahraga lainnya.

    Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib dan penuh semangat sportivitas. Partisipasi sekolah dan pelajar sangat tinggi. Hal ini menunjukkan animo masyarakat khususnya generasi muda terhadap olahraga di Kabupaten Padang Lawas terus meningkat, tambahnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, bahwa olahraga merupakan investasi bangsa karena berperan dalam pembangunan manusia Indonesia secara utuh, termasuk membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang.

    Selain pembangunan karakter, olahraga juga dinilai menjadi bagian dari investasi kesehatan masyarakat agar masyarakat semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, ujar Bupati.

    Hal tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan ruang publik, sarana olahraga, hingga jalur aktivitas fisik seperti jalur pejalan kaki dan sepeda, tambah Bupati.

    “Olahraga bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, kantor, rumah maupun ruang publik,” tegas Bupati.

    Menurutnya, kebiasaan berolahraga yang dibangun sejak masyarakat akan ikut mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa khususnya Kabupaten Padang Lawas, tutup Bupati.

    Kegiatan diakhir dengan penyerahan penghargaan kepada para atlet yang berprestasi oleh Bupati Padang Lawas dan para unsur forkopimda lainnya serta para rombongan.

    Turut Menghadiri Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan Darman Harun Lubis S.H.I., Wakapolres Padang Lawas Kompol Leo Rella Edianto Sembiring SH, Kasi Intel Kejari Padang Lawas, Mewakili Pabung, Asisten, Staf Ahli Bupati dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK Ny Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Hj Hamnil Panguhum Nasution dan Para Pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas, KONI Kabupaten Padang Lawas dan para undangan terhormat lainnya.