Menu

Harga Kelapa Sawit Anjlok, Ekonomi Warga Merosot.


Harga jual komoditi kelapa sawit terus anjlok di Kabupaten Padang Lawas (Palas), anjlok harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit menjadi sorotan berbagai kalangan, khususnya kalangan petani kebun. Salah seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Barumun Selatan, F. Siregar mengatakan selama tiga pekan belakangan ini harga jual TBS kelapa sawit anjlok dan tidak ada kenaikan sedikitpun. dikatakan harga kelapa sawit saat ini hanya Rp 850,- per kilogram di tingkat pedagang pengumpul TBS kelapa sawit tingkat kecamatan.

“Anjloknya komoditi penjualan kelapa sawit yang menjadi andalan petani dan masyarakat di Kabupaten Palas  sebagai sumber ekonomi yang menopang hidup kini mulai menjerit dan terpuruk,” ungkapnya, Sabtu (3/8). Diakuinya harga beli kelapa sawit ditingkat penampung kecamatan dan desa, harga bervariasi dari Rp 850-890 per kilogram. Pernyataan senada diungkapkan M. Daulay petani kelapa sawit di Kecamatan Lubuk Barumun, harga buah kelapa sawit saat ini Rp 860 per kilogram. “Akibat anjlok harga jual kelapa sawit, sumber pendapatan ekonomi masyarakat semakin sulit dan terpuruk,” bebernya. dia berharap, pemerintah dapat mencarikan solusi terhadap harga jual kelapa sawit yang tidak menguntungkan kalangan petani tentu berdampak ekonomi masyarakat terus merosot, tandasnya.

Petani kelapa sawit membawa hasil panen kelapa sawit menggunakan angkong dengan harga jual kecentra penampungan desa hanya Rp 850 per kilogram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *